Setiap pagi , bangun dari tempat tidurku dimana aku mencari handphone untuk melihat sapamu, tapi MUSTAHIL ! karena kamu ngga ada lagi memberi sapaan itu , sapaan pagi hari pengisi energi yang mengutkan langkahku .. Aku sendiri , terdiam sendiri, di pojok kamar sambil memegang handphone ku. Aku berbicaraecil " Tuhan , sedang apa dia? apakah dia merasakan seperti yang aku rasakan? apakah dia mencemaskanku?
Akupun tahu jawabannya. aku seperti orang bodoh yang setiap hari hanya bisa menangis menyiksa diriku sendiri , aku mulai suka air mata yang sering kali jatuh untukmu. Aku mulai menikmati saat2 nafasku sesak mengingatmu, Aku mulai menyukai rasa sakit yang kau ciptakan secara tiba2 ini.
Bisakah kita putar kembali kisah ini, kisah yang dulu bahagia. ada KAMU DAN AKU. Kisah dimana kita canda tawa bersama, pergi nonton bersama, poto box bersama, makan bersama, main bilyard bersama, naik odong2 bersama, semuanya bersama dan aku bahagia .
Rasa ini begitu sulit dideskripsikan, Kamu membawaku pergi melayang entah ke negeri antah-berantah, dan mengasingkabku ke dunia yang ngga aku ketahui. Aku menghadap cermin, memperhatikan lekuk tubuh dan raut wajahku, tapi aku tak mengenal sosok dalam cermin itu. Diriku tak ada di cermin itu. Aku berbeda dan tak lagi mengenal siapa dirikuSeseorang yang ku kenal di dalam tubuhku kini menghilang secara cepat setelah kepergianmu. Entahdimana aku bisa menemukan diriku yang hilang itu, entah bagaimana caranya mengembalikan sosok yang ku kenal itu ke dalam tubuhku. aku kebingungan dan kehilangan arah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar